Pengawetan Bahan Pangan dengan Penggaraman

Assalamuallaikum,,,
Kali ini saya akan membahas bahan apa saja yang dapat membantu proses pengawetan.
Apa aja sih??......Yuk langsung di kepoin:D






PENGAWETAN PANGAN DENGAN PENGGARAMAN

Bahan pangan tersusun atas beberapa komponen utama, antara lain; karbohidrat, protein,mineral, vitamin, dll. Dari komponen-komponen tersebut sangat berpengaruh dalam proses pembuatan bahan pangan baik secara kimia, biologi,maupun fungsional .
Dengan berkembangnya zaman, banyak jenis pangan yang menggunakan pengawet untuk lebih tahan lama dan tidak mengalami kerusakan atau membusuk. 
Kerusakan dan membusuk biasanya terjadi dengan sangat cepat tergantung kondisi lingkungan sekitar, bila dibiarkan di udara terbuka maka makanan akan cepat membusuk.
Buah yg sudah masak, sayur, dan bahan jenis hewan, seperti; telur yang mudah pecah, daging sapi, dan ikan yang segar termasuk dalam bahan pangan  yang mudah mengalami kerusakan dan harus dilakukan penanganan setelah pemanenan atau setelah masak. Kebanyakan bahan yang kaya akan zat gizi lebih mudah rusak dan menimbulkan resiko lebih besar daripada makanan yang lebih sedikit zat gizinya.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan kerusakan pada bahan pangan, antara lain

1.Pertumbuhan dan aktivitas mikroba
   cara mikroba merusak makanan adalah dengan cara menghidrolisis makromolekul menjadi fraksi-fraksi yang lebih kecil sehingga bahan akan mengalami perlunakan.
2. Aktivitas enzim yang terdapat pada bahan pangan 
    enzim merupakan senyawa protein yang berfungsi sebagai katalis pada berbagai reaksi biokimia yang terdapat di dalam jaringan tubuh.
3. Kandungan air dalam bahan pangan
    air yang ada ada dalam bahan makanan dapat menjadi tempat bertumbuhnya mikroba. Karena itu bahan makanan yang terdapat banyak kandungan air akan lebih cepat membusuk atau mengalami kerusakan. 

Dalam proses pengawetan dapat dilakukan secara biologi, kimia dan fisika. Pengawetan secara kimia dapat menggunakan garam dapur.

 Garam adalah bahan yang digunakan untuk mengurangi water activity pada makanan. Garam dapur dapat menghambat bahkan menghentikan suatu bakteri yang ada pada makanan. Kemampuan pada garam untuk menyerap air agar tidak terjadi kerusakan pada makanan itu sendiri akan mempengaruhi bakteri yang akan berkembang biak dalam suatu makanan tersebut.
Saat ini hanya beberapa makanan yang pengawetannya menggunakan garam, namun garam tetap menjadi bahan yang digunakan untuk mencegah pembusukan dan lingkungan yang menjadi tempat tumbuhnya mikroba. Bahan untuk proses penggaraman biasanya menggunakan NaCl atau lebih dikenal dengan sebutan garam dapur. Penggaraman adalah proses pengolahan yang dilakukan dengan memberikan garam untuk memperhambat bakteri dan enzim-enzim yang merusak bahan pangan.

Produk hewani yang proses pengawetannya menggunakan garam adalah telur itik dengan menjadikannya telur asin. Proses penggaraman pada telur itik yang pertama yaitu dengan melihat kondisi kulit meliputi kebersihan, apakah ada cangkang yang mengalami keretakan atau tidak?.
Yang kedua kantung udara pada telur itik dapat dilakukan dengan metode Candling. Yang ketiga dengan melihat pada inti telur setelah dipecahkan.


Sekian penjabaran tentang proses pengawatan dengan penggaraman...
Terima Kasih..
Wassalamuallaikum :)




















Komentar

  1. Artikelnya sangat bermanfaat 👍

    BalasHapus
  2. terima kasih,sangat bermanfaat:)

    BalasHapus
  3. Terimakasih, sangat membantuu

    BalasHapus
  4. Balasan
    1. Candling adalah pengamatan pada sebuah telur utuh di bawah sinar yg cukup tidak terlalu cerah dan tidak terlalu gelap.

      Hapus
  5. Lumayan nambah pengetahuan thx👍

    BalasHapus
  6. Winner winner chicken dinner ⌐╦╦═─

    BalasHapus
  7. Hi han, i just did what your asked ✌

    BalasHapus
  8. Isinya sangat membantu apalagi buat para mahasiswa yang ingin berbisnis

    BalasHapus
  9. Penjelasannya bagus, mungkin bisa ditambahkan gambar yg berhubungan dg materinya biar lebih bagus lagi.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer