Wisata Pemandian Alam Banyu Biru

AssalamuallaikumWr. Wb
Kali ini saya mau share destinasi menakjubkan yang ada di kota saya 

Stay Tune yaa......

Wisata Pemandian Alami di Kabupaten Pasuruan

Selama ini, daerah Pasuruan memang lebih dikenal dengan objek penanjakan sebagai spot untuk melihat matahari terbit (sunrise) di Gunung Bromo. Namun ternyata, tak cuma penanjakan yang menjadi wisata andalan Pasuruan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Malang tersebut. Pasuruan juga punya kolam renang yang masih memiliki nuansa alamnya, tempat ini dinamakan Pemandian Banyu Biru.




Pemandian alam Banyu Biru terletak di Desa Sumberejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan. Lokasi ini berjarak sekitar 15 km atau 30 menit berkendara dari arah Kota Pasuruan.
Tempat wisata ini memiliki 4 kolam renang. Dua di antaranya adalah kolam yang airnya dari sumber alam, berwarna jernih agak kebiru-biruan karena dalamnya. Itu sebabnya tempat tersebut dinamai "Banyu Biru", "air biru" dalam bahasa jawa. Dulu kolam ini disebut "Telaga Wilis". Di kolam renang yang paling besar terdapat ikan sekaring yang konon ikan ini kramat, dan bisa mempunyai tubuh sepanjang 1 meter.

SEJARAH 

Banyak masyarakat sekitar yang percaya bahwa air di pemandian ini bisa membuat awet muda. Bahkan, pada hari tertentu dalam kalender Jawa, banyak pengunjung yang melakukan ritual di pemandian ini. Pemandian ini dulunya adalah bekas dari peninggalan Kerajaan Majapahit, dapat dibuktikan dengan adanya arca-arca yang tak lagi utuh, diantaranya adalah arca Dewi Durga, arca Siwa Mahakala, arca Agastya, dua buah arca Ganesha, arca Nandiswara, arca Bima, dan arca Ular, di sana juga terdapat dua buah prasasti peninggalan zaman Penjajahan Belanda. Prasasti yang pertama berbunyi “OVERGENOMEN EN GERESTAUREERD. DOOR DEN GEWSTELEIJKEN RAAD VAN. PASOEROEAN. AGUSTUS 1921” dari prasasti ini, diketahui bahwa Pemandian Banyubiru telah diperbaiki dan diambil alih oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan pada bulan Agustus 1921. Dan prasasti yang kedua berbunyi “OVERGENOMEN EN OPNIEUWGERESTAUREERD. DOOR DEN REGENTSCHAPS-RAAD VAN. PASURUAN. JANUARI 1929” dari prasasti ini, diketahui bahwa Pemandian Banyubiru telah diperbaiki lagi dan diambil alih oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan pada bulan Januari 1929. Di bagian dekat arca Kala, terdapat bangunan kecil seperti rumah, di luarnya terdapat plang bertuliskan aksara jawa,karena pada saat itu saya lagi halangan jadi saya tidak berani untuk memasuki bangunan itu, tetapi teman saya masuk dan di dalamnya ada prasasti dari kerajaan terdahulu. 

FASILITAS DAN TIKET MASUK

Di samping kolam renang dan peninggalan bersejarah, Pemandian Banyu Biru juga menyediakan fasilitas arena bermain, lapangan tenis, stand pameran, dan juga kolam ikan. Untuk bisa menikmati serunya bermain air di Pemandian Banyu Biru, pengunjung cukup membayar tiket masuk sebesar Rp5.000 per orang pada hari-hari biasa.



Gimana nii, tertarikkan untuk mengunjunginya
Aku tunggu kedatangan kalian di Kota Pasuruan yaa
Terima kasih 
Wassalamuallaikum Wr. Wb

Komentar

Postingan Populer